Mayat Perempuan yang Sempat Gegerkan Warga Inhu Diduga Korban Pembunuhan
Editor: almalik | Wartawan: almalik
INHU (klikbiser.com) -- Mayat berjenis kelamin perempuan tanpa busana di parit yang sempat gegerkan warga Kelurahan Pangkalan Kasai Kecamatan Seberida, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) pada Kamis 17 Oktober 2024 kemarin diduga kuat merupakan korban pembunuhan.
Hal itu disampaikan Kapolres Inhu AKBP Fahrian Saleh Siregar SIK Msi melalui Kasubsi Penmas Polres Inhu AIPTU Misran,SH, Rabu (23/10/2024). "Sebab saat dilakukan olah TKP, jenazah dalam keadaan tangan dan kaki terikat tali plastik warna merah," sebut Misran.
Namun demikian, pihaknya belum dapat menyimpulkan apa motip maupun siapa pelaku yang tega menghabisi nyawa perempuan yang hingga saat ini belum diketahui indentitasnya itu. "Untuk jenazah sudah dikebumikan. Dan untuk perkaranya saat ini masih Lidik," jelas Misran.
Pihaknya mengimbau kepada masyarakat yang merasa kehilangan keluarga dapat menghubungi pihak Polres Inhu melalui KBO Sat Reskrim dengan nomor handphone 081371009639, Kanit Pidum Sat Reskrim nomor handphone 081276831113 dan juga nomor handphone Kanit Reskrim Polsek Seberida 081365775077.
Diberitakan sebelumnya, sesosok mayat berjenis kelamin perempuan tanpa busana di parit sempat gegerkan warga Kelurahan Pangkalan Kasai Kecamatan Seberida, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) pada kamis 17 Oktober 2024 kemarin.
Tak hanya masyarakat sekitar yang geger, namun penemuan mayat tanpa identitas itu juga sempat hebohkan jagat sosial yang diunggah oleh warganet, melalui Facebook.
Dalam beberapa unggahan para penggiat FB, kondisi mayat sudah tidak utuh karena sebagian anggota tubuhnya sudah membusuk. Dugaan mayat tersebut sudah tewas beberapa hari lalu dan sudah mengeluarkan bau busuk yang begitu menyengat.
Pihak kepolisian dari Polsek Seberida saat itu juga sudah melakukan identifikasi dan olah TKP. Usai di evakuasi, mayat tersebut lantas di bawa ke RSUD Indrasari, Pematang Reba guna dilakukan otopsi.
Adapun ciri ciri mayat tersebut berjenis kelamin perempuan, tanpa busana, tinggi badan lebih kurang 160 cm, usia antara 25-45 tahun, alis tidak asli (sulam alis, red) dan mayat tersebut diperkirakan meninggal 3-7 hari yang lalu sebelum ditemukan.(kbh)