Warga Kecewa, Program Siak Melesat Hanya Pencitraan, Datangkan Dokter Spesialis Tanpa Dilengkapi Peralatan
Editor: alan | Wartawan: alan
SIAK (klikbuser.com) -- Program “Siak Melesat†yang digembar-gemborkan sebagai solusi kesehatan bagi masyarakat justru berakhir dengan kekecewaan besar.
Warga yang diundang untuk mendapatkan fasilitas berobat gratis merasa dibodohi, karena kegiatan yang digelar Bupati Alfedri dan belasan tenaga medis malah menjadi ajang berjoged ria di tengah masyarakat yang berharap bantuan medis.
“Kami datang dengan harapan bisa mendapatkan pengobatan gratis, tapi malah disuguhi joged Bupati dan pejabat Pemkab. Apa ini bentuk pelayanan kesehatan yang mereka maksud?†ujar Siti, warga Kandis, kesal.
Menurut ibu tiga anak itu, acara ini tidak lebih dari sandiwara politik menjelang Pilkada. Siti juga menilai, keterlibatan belasan tenaga medis yang disebut-sebut sebagai dokter spesialis, namun datang tanpa peralatan yang memadai.
“Dokter spesialis itu seharusnya membawa peralatan khusus, bukan datang dengan alat seadanya yang biasa dipakai dokter umum. Ini hanya membodohi masyarakat kampung yang mungkin tidak tahu banyak soal standar medis,†tambahnya dengan nada kesal.
Kekecewaan warga tidak hanya tertuju pada Bupati Alfedri, tetapi juga kepada Kepala Dinas Kesehatan Siak, dr. Benny Chairuddin, yang dianggap hanya berusaha mengesankan seolah-olah peduli pada kesehatan masyarakat.
“Kadiskes hanya bicara manis di media, tapi kenyataannya mereka tidak benar-benar memberikan layanan kesehatan yang dibutuhkan. Semua ini sandiwara belaka untuk meraih simpati masyarakat menjelang Pilkada,†kata Siti lagi.
Banyak warga yang pulang dengan rasa kecewa, merasa bahwa program yang seharusnya membantu mereka malah berubah menjadi ajang pencitraan politik.
“Kami berharap mereka berhenti mempermainkan warga kampung seperti kami ini dengan acara-acara yang tidak berguna ini. Kami butuh layanan kesehatan, bukan sandiwara seperti ini,†pungkasnya.(kbe)