Diterkam Buaya Saat Mancing. Warga Kampung Pulau Ditemukan Tak Bernyawa
Editor: Almalik | Wartawan: Almalik
Korban diketahui bernama Jumaris (40), warga RT 07 RW 04 Desa Kampung Pulau. Ia sebelumnya dilaporkan hilang saat memancing di sungai tersebut pada Kamis (5/3/2026).
Kapolres Inhu, AKBP Eka Ariandy Putra SH SIK MSi melalui Kasi Humas Polres Inhu Aiptu Misran SH membenarkan adanya peristiwa tersebut. Menurutnya, jasad korban ditemukan pada Jumat pagi sekitar pukul 06.00 WIB oleh warga yang melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian.
“Saat ditemukan, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia. Kondisi jasad tidak utuh, hanya tersisa bagian badan dan kepala,” ujar Misran.
Ia menambahkan, pihak keluarga korban tidak mengizinkan pengambilan dokumentasi terhadap jenazah. Setelah ditemukan, jasad korban langsung dibawa ke rumah duka di RT 07 RW 04 Desa Kampung Pulau untuk dimakamkan oleh pihak keluarga.
Peristiwa tragis ini bermula pada Kamis (5/3/2026) sekitar pukul 05.30 WIB. Saat itu, korban bersama dua rekannya, Apri (23) dan Boni (30), berangkat menggunakan pompong menuju Sungai Batang Rengat.
Setibanya di lokasi, korban terlebih dahulu mengantar kedua rekannya ke Sungai Mengkuang untuk memikat burung. Setelah itu, Jumaris kembali seorang diri ke Sungai Batang Rengat untuk memancing ikan.
Sekitar pukul 11.00 WIB, seorang saksi bernama Samin (45) yang sedang memancing bersama anaknya di bagian hilir sungai, sekitar 20 meter dari posisi korban, tiba-tiba mendengar suara sambaran keras dari arah lokasi tempat korban memancing.
Ketika saksi menoleh ke arah pompong milik korban, Jumaris sudah tidak terlihat lagi. Saat hendak mendekat, saksi melihat seekor buaya berukuran besar berada di dekat pompong tersebut.
“Saksi menunggu hingga buaya itu menjauh sebelum berani mendekati pompong korban. Ketika diperiksa, korban sudah tidak ada. Di lokasi hanya ditemukan joran pancing bambu milik korban dalam kondisi patah,” jelas Misran.
Mengetahui kejadian tersebut, saksi segera memberi tahu keluarga korban dan warga sekitar. Warga kemudian bersama-sama melakukan pencarian di sepanjang aliran sungai.
Pencarian dilakukan hingga Kamis malam sekitar pukul 23.30 WIB, namun korban belum berhasil ditemukan. Sejumlah warga bahkan mendirikan tenda di sekitar lokasi untuk melanjutkan pencarian pada keesokan harinya.
Upaya pencarian akhirnya membuahkan hasil pada Jumat pagi sekitar pukul 06.00 WIB, ketika jasad korban ditemukan tidak jauh dari lokasi awal kejadian.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat yang beraktivitas di sepanjang Sungai Batang Rengat agar lebih berhati-hati, mengingat kawasan tersebut masih menjadi habitat buaya liar.
“Kami mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada saat beraktivitas di sungai, terutama saat memancing atau bekerja di sekitar perairan,” tutup Misran.(kbh)
#diterkambuaya #rengat #inhu