Warga Pematang Reba Ditemukan Tewas Mengapung di Sungai Indragiri
Editor: Almalik | Wartawan: Almalik
Sebelumnya, korban diketahui pergi dari rumah pada Jumat (27/2/2026) sekitar pukul 02.00 WIB menggunakan sepeda motor dengan tujuan ke Kota Rengat. Namun sejak saat itu, korban tidak diketahui keberadaannya.
Kapolres Inhu, AKBP Eka Ariandy Putra SH SIK MSi melalui Kasi Humas Aiptu Misran SH membenarkan adanya penemuan jasad tersebut. “Pada Sabtu sekitar pukul 16.30 WIB telah ditemukan korban orang tenggelam di Dusun II Jalan Teluk Serunai Desa Pasir Ringgit Kecamatan Lirik,” jelasnya.
Menurut keterangan pihak kepolisian, pada pukul 08.00 WIB orang tua korban, JMD (50), mencoba menghubungi korban, namun telepon genggam milik korban dalam keadaan tidak aktif. Keluarga bersama warga kemudian melakukan pencarian, termasuk ke rumah nenek korban di Desa Pasir Sialang Jaya, Kecamatan Lirik, yang biasa dikunjungi korban.
Sebelumnya, sekitar pukul 07.30 WIB, Ketua RT 01 Riki Komala menemukan sepeda motor beserta helm milik korban terparkir di halaman rumah Abdul Gani, tepatnya di bawah pohon jambu dalam kondisi setang terkunci. Saat itu tidak ada kecurigaan karena di sekitar lokasi terdapat aktivitas pekerja muat pasir dan batu.
Barulah pada sore hari sekitar pukul 16.30 WIB, warga memperoleh informasi bahwa korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa, tersangkut kayu di tepi Sungai Indragiri dalam keadaan mengapung. Warga kemudian menghubungi Bhabinkamtibmas Polsek Lirik untuk menindaklanjuti penemuan tersebut.
Saat ditemukan, korban dalam posisi tertelungkup di atas air mengenakan celana jeans panjang, kaos hitam lengan pendek, serta jaket parasut warna putih cokelat. Di sekitar korban juga ditemukan satu unit handphone Android, dompet, dua unit power bank, dan kunci sepeda motor.
Selanjutnya, jenazah korban dibawa menggunakan mobil ambulans ke rumah neneknya di Dusun I RT001 RW001 Desa Pasir Sialang Jaya, Kecamatan Lirik. Berdasarkan hasil observasi awal pihak medis, korban telah meninggal dunia dengan kondisi tangan dan kaki kaku.
Tidak ditemukan tanda-tanda luka pada tubuh korban. Pihak keluarga menerima kejadian tersebut dengan ikhlas dan telah melaksanakan proses pemakaman serta membuat surat pernyataan menerima peristiwa tersebut.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar aliran Sungai Indragiri, terutama pada musim dengan kondisi arus yang tidak menentu.(kbh)
#tewas tenggelam #polresinhu #inhu