Menu MBG Ramadhan Kembali jadi Sorotan, Orang Tua Pertanyakan Kualitas dan Komposisi Makanan
Editor: Redaksi | Wartawan: Redaksi
INHU (klikbuser.com) – Program pemerintah Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi perhatian publik, khususnya saat memasuki bulan suci Ramadhan. Di sejumlah sekolah dasar, para orang tua mulai menyoroti komposisi menu yang dibagikan kepada siswa untuk dibawa pulang.
Secara umum, masyarakat mengakui bahwa MBG merupakan langkah baik pemerintah dalam upaya meningkatkan asupan gizi anak sekolah. Namun demikian, pelaksanaan di lapangan dinilai masih perlu pembenahan agar tujuan program benar-benar tercapai.
Pantauan di salah satu Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) pada hari keempat masuk sekolah di bulan puasa menunjukkan menu MBG yang dibagikan terdiri dari empat butir telur puyuh rebus, kacang tujin, satu buah jeruk, serta makanan olahan berbahan dasar singkong.
Jika ditaksir secara ekonomis, beberapa orang tua memperkirakan nilai menu tersebut berkisar antara Rp7.000 hingga Rp8.000 per paket. Selain itu, variasi dan kandungan gizi juga menjadi bahan pertanyaan.
Salah seorang wali murid yang enggan disebutkan namanya, Jumat (27/2/2026) mengaku baru dapat melihat langsung isi menu MBG karena selama Ramadhan makanan dibawa pulang ke rumah.
“Karena bulan puasa, makanan dibawa pulang, jadi kami bisa melihat langsung apa saja isinya. Kami sebenarnya mendukung program ini, tapi berharap ada tambahan lauk atau sumber protein lain supaya benar-benar terasa manfaat gizinya bagi anak-anak,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa kritik yang disampaikan bukan untuk menolak program, melainkan sebagai bentuk perhatian agar kualitas pelaksanaan di lapangan lebih optimal.
“Programnya bagus dan kami mendukung pemerintah. Tapi kami berharap pengelolanya benar-benar amanah dan memperhatikan kualitas. Anak-anak ini sedang masa pertumbuhan, jadi asupan gizinya penting,” tambahnya.
Diketahui, penyaluran MBG di wilayah tersebut dikelola oleh SPPG Yayasan Insan Kamil Indragiri yang berlokasi di Jalan Subrantas Blok A. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola terkait komposisi menu MBG selama bulan Ramadhan.
Masyarakat berharap pemerintah daerah maupun instansi terkait dapat melakukan evaluasi serta pengawasan lebih intensif, agar program yang bertujuan mulia ini dapat berjalan sesuai harapan dan memberikan manfaat maksimal bagi generasi muda.(kbh)
#rengat #inhu #mbg