Resmikan Rusun Santri Ponpes Nur Haq, Rezita: Serasa Bernostalgia Bersama Keluarga Besar LDII
Editor: alan | Wartawan: alan
INHU (klikbuser.com) -- Bupati Indragiri Hulu (Inhu), Rezita Meylani Yopi, S.E bersama jajarannya meresmikan Rusun Santri Pondok Pesantren Nur Haq (PPNH) Kelurahan Tanjung Gading, Kecamatan Pasir Penyu, Rabu (11/9/2024) kemarin.
Acara ini turut dihadiri Ketua DPRD Inhu,, Dandim 0302 Inhu, Kapolres Inhu, Kasubbag Umum dan Tata Usaha Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Sumatera III, Kepala OPD, Camat Pasir Penyu, Lurah Tanjung Gading, Ketua MUI Inhu, Ketua BAZNAS, Ketua FKUB Inhu, Pimpinan Muhammadiyah, DPD LDII Inhu, serta Tomas setempat.
Saat memasuki halaman ponpes, Rezita langsung disambut para santri dan warga Ponpes Nur Haq. Ia disambut dengan pertunjukan Pesilat Cilik Persinas ASAD menuju lokasi peresmian.
Acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan dibacakan Doa Pembuka kegiatan oleh Pimpinan Ponpes Nur Haq KH. Umar Chamdani, S.E.
H. Mas'ud selaku Ketua Yayasan Haji Rofiq Ahmad Asy Ari menyambut baik kehadiran Bupati Rezita beserta para tamu undangan. Ia juga mengucapkan terimakasih kepada Bupati Inhu sudah memberikan dukungan dari awal dan juga kepada stakeholders lainnya, sampai rusun santri berdiri di Ponpes Nur Haq.
"Alhamdulillah, membina silaturrahim antar agama dan membina ketaqwaan umat secara kaffah. Kita menjaga keutuhan NKRI, Pancasila, dan UUD 45," ucapnya .
Masih kata H Mas'ud, pendidikan mental juga telah dilakukan melalui pelatihan bela negara, kegiatan Go Green, serta antar lintas agama selalu mengikuti kegiatan FKUB yang bermanfaat bagi kepentingan masyarakat.
“Kami bekerjasama dengan DPD LDII Kabupaten Indragiri Hulu menyelenggarakan pendidikan mulai dari jenjang SMP dan SMA," sebut H Mas'ud.
Ketua DPW LDII Propinsi Riau, Dr. Imam Suprayogi, S.T.,M.T dalam sambutannya mengatakan, gedung ataupun rusun santri ini merupakan hibah dari KemenPUPR. Sehingga pihaknya sangat bersyukur, berterimakasih dan memberikan penghargaan kepada berbagai pihak terutama Bupati Inhu yang memberikan rekomendasi, dukungan moril dan materiil.
"Kami akan terus melaksanakan pembenahan dan perbaikan sarana dan prasarana untuk mengemban amanat orang tua santri,†ujar Imam Suprayogi.
Dengan adanya bantuan tersebut, harapannya akan berdampak pada pembangunan manusia Indonesia yang menyeluruh antara lahir dan batin serta dunia dan akhirat. Pembinaan santri-santri lulusan Ponpes Nur Haq kelak akan menjadikan mereka SDM yang berkepribadian, berkeperadaban, alim faqih, maju, dan modern.
Ini wujud capaian program LDII di bidang Dakwah yaitu menyiapkan pembangunan infrastruktur serta menselaraskan arahan DPP kepada DPW LDII RIAU pada program klaster Dakwah. Pembinaan Generus muda LDII melalui program pondok pesantren dan sekolah berbasis 29 karakter luhur. "Alhamdulillah di empat zona LDII Riau sudah ada 4 Rusun santri," jelasnya.
Pada acara ini Kasubag Umum dan TU mewakili Kepala BP2P Sumatera III menyampaikan pentingnya kerjasama Pemerintah Pusat dan Daerah dalam pembangunan rumah susun. Khususnya dukungan administrasi berupa kebijakan perizinan yang mudah dari Pemerintah Daerah merupakan salah satu bangian yang sangat penting dalam terwujudnya pembangunan rumah susun.
Hunian santri ini dibangun 2 lantai dengan tipe barak dengan 56 unit tempat tidur susun lengkap dengan lemari serta PSU nya. Rumah susun ini dibangun melalui DIPA Satuan Kerja Pelaksana Penyediaan Perumahan Provinsi Riau TA. 2022 dan telah dilakukan serah terima aset.
Rumah susun yang dibangun ini merupakan sarana hunian demi mendukung kualitas santri dalam belajar dan mendapatkan prestasi yang lebih baik.
Sementara itu, Bupati Inhu, Rezita Meylani Yopi Arianto mengungkapkan, jika ormas keagamaan LDII tak asing baginya. Bahkan ia serasa bernostalgia saat memasuki komplek Ponpes Nur Haq. Sebab menurutnya, Ponpes ini sudah seperti kampung halamannya ketika ia masih gadis dulu.
"Tempat ini bukan lagi tempat yang asing bagi saya, dahulu saya sering main disini dan Alhamdulillah kali ini saya bisa berkumpul lagi bersama keluarga besar LDII Kabupaten Inhu," ucap Rezita.
Rezita juga menyampaikan terima kasih kepada Kementrian PUPR yang telah memberikan pendanaan infrastruktur bangunan bagi Ponpes Nur Haq.
"Saya atas nama pribadi, Pemerintah dan keluarga besar LDII Inhu berterima kasih kepada Kementrian PUPR. Tentunya kita berharap dengan peresemian rusun ini dapat menambah sarana, menambah semangat bagi anak-anak kita meraih ilmu dunia dan akhirat," ucap Rezita.
Melalui LDII, Rezita juga berkomintem Pemerintah dapat mensinkronisasikan prorgam nyata yang bertujuan menyejahterakan masyarakat, baik itu dalam bidang pendidikan, ketahanan pangan, maupun kesehatan.
"Pemerintah selalu membutuhkan bantuan dari masyarakat terutama dari keluarga besar LDII tercinta," tambahnya.
Kemudian Bupati menandatangani prasasti peresmian rusun santri, menggunting pita dan berkeliling mengunjungi kamar hunian para santri. Sebelum pamit undur diri, Bupati berfoto bersama semua peserta undangan yang hadir diacara tersebut.(kbh)