PKS PT SIA Bagan Batu Resmi Beroperasi, Kapasitas Pengolahan 45 Ton perJam
Editor: alan | Wartawan: alan
BAGANBATU (klikbuser.com) -- Pabrik Kelapa Sawit ( PKS) PT Sinergi Integritas Agroindustri ( SIA) di Kecamatan Bagan Sinembah tepatnya di Km 5 Kepenghuluan Bahtera Makmur, Senin (9/9) resmi beroperasi.
Pengoperasian PKS PT SIA ini ditandai dengan acara syukuran dan penyantunan anak yatim serta pemotongan pita oleh Owner PKS PT SIA Junjungan Boly Richardo didampingi istrinya.
Berdirinya PKS PT SIA di Bagan Sinembah ini menambah deretan sejumlah PKS yang ada di Rokan Hilir. Tentu hal ini dapat menjadi kabar gembira bagi petani sawit yang ada disekitar Bagan Sinembah.
Pasalnya secara ekonomi dapat meringankan beban operasional petani sawit dan persaingan harga sawit secara otomatis semakin tinggi. Selain itu juga dapat membuka lapangan kerja bagi masyarakat sekitar.
Owner PKS PT SIA yang dikonfirmasi melalui humas PT SIA Alfin mengatakan, Berdirinya PKS PT SIA di Bagan Sinembah dilatarbelakangi dengan luasnya perkebunan kelapa sawit yang ada di Bagan Sinembah dan Rokan Hilir sekitar. "Hari ini PKS PT SIA hadir di Bagan Sinembah untuk mempermudah dan memenuhi kebutuhan petani sawit," ungkap Alfin.
Dijelaskan Alfin, PKS PT SIA ini nantinya mampu mengolah kelapa sawit dengan kapasitas 45 ton per jam. Oleh karena itu Dia berharap kepada petani sawit yang ada di kecamatan Bagan Sinembah sekitarnya dapat menjual buah sawit di PKS PT SIA.
"Saat ini kami juga sudah bekerjasama dengan beberapa koperasi maupun KUD serta RAM yang ada di Bagan Sinembah sekitar," jelas Alfin sembari mengucapkan terimakasih kepada semua pihak dan suplayer yang telah mendukung dan membantu berdirinya PKS PT SIA ini.
Pj.Penghulu Bahtera Makmur Asnawi dalam kesempatan itu berharap dengan berdirinya PKS PT SIA di Bahtera Makmur Kecamatan Bagan Sinembah dapat berdampak dalam peningkatan ekonomi masyarakat sekitar dan petani sawit yang ada di Bagan Sinembah sekitarnya.
"Mudah- mudahan dengan berdirinya PKS PT SIA ini ekonomi masyarakat meningkat dan bisa membuka lapangan kerja," singkat Asnawi (kbs)