Golkar Simpang Kanan Copot Plank Partai Kantor, Inginkan Perubahan dan Dukung Paslon BIJAk
Editor: alan | Wartawan: alan
SIMPANGKANAN (klikbuser.com) -- Viral di Media Sosial ( Medsos), Pengurus Pimpinan Kecamatan (PK) Partai Golkar Simpang Kanan Kabupaten Rokan Hilir melepas atribut partai di kantor atau sekretariat partai Golkar di Jln Sultan Syarif Kasim, Desa Bagan Nibung.Jumat (6/9) malam.
Menurut informasi, pelepasan tersebut dilatar belakangi akibat ketidakpuasan terhadap pimpinan sehingga para pengurus pun inginkan perubahan ketimbang melanjutkan kepemimpinan ketua DPD Partai Golkar Rokan Hilir, Afrizal Sintong.
Sekretaris PK Golkar Simpang Kanan, Joni Amsyah yang dikonfirmasi awak media, Sabtu (7/9/2024) membenarkan aksi pencopotan atribut partai berlogokan pohon beringin itu.
Dia mengatakan, kantor PK Golkar Kecamatan Simpang Kanan hanya formalitas saja, bahkan pelantikan dan pengesahan kantor tersebut tidak pernah ada dilakukan. "Usulan demi usulan tak pernah terealisasi, banyak sudah pengorbanan ketua PK namun tak pernah dianggap," ungkap Joni.
Dan oleh karenanya, lanjut Joni, pihaknya tidak lagi mempertahankan kepengurusan partai dan menganggap hanya menjadi beban bagi pengurus dan menyatakan resmi mengundurkan diri dari kepengurusan dan mendukung Pasangan Calon Bupati Rokan Hilir, Bistamam - Jhony Charles yang diusung Partai Nasdem, PKB, PAN dan PPP.
Ketua PK Golkar Simpang Kanan, Agus Suyono yang dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp terkesan menjawab 'abu-abu', dimana dia beralasan ganti spanduk yang baru karena yang lama sudah usang.
"Mau ganti spanduk yang udah jelek pak supaya Nampak Jelas lagi," kilah Agus. Namun ketika dipertegas dengan sikap pengunduran diri, dia menyatakan masih rencana dan menunggu surat dari pengurus kabupaten.
"Rencana, masih nunggu surat dari (pengurus) kabupaten yang belum dikasih," pungkasnya. Namun beredar foto dirinya bersama Bistamam - Jhony Charles di salah satu Rumah Sakit di Bagan Batu.
Sekretaris DPD Partai Golkar Rokan Hilir, Risben Nduari Tambun Saribu yang dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp belum memberikan tanggapan.
Dari video yang beredar, terlihat beberapa orang melepas plank PK Golkar Simpang Kanan dan atribut lainnya. Dalam suara perekam terdengar pernyataan melepas plank karena tidak mau dianggap bermain dua kaki, yang mana hal itu pernah disinggung langsung oleh Afrizal Sintong dalam sebuah video akan 'menendang' yang coba-coba bermain dua kaki.
"Proses pembukaan plank Golkar Kecamatan Simpang Kanan. Kayaknya sudah ndak layak lagi dipasang, karena perintah bupati tak boleh pasang dua kaki, takut 'ditendangnyo'. Inilah kami tidak mau pasang dua kaki, pasang satu kaki sajalah sudah cukup," kata Suara dalam video tersebut.(kbs)