Diiringi Reog dan Randai, Adam, Sutoyo (AYO) Pendaftar Terakhir
Editor: alan | Wartawan: alan
KUANSING (klikbuser.com) -- Diiringi tarian Reog dan Randai, pasangan Dr Adam- H Sutoyo (AYO) diantar ribuan dukungan warga tiba di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kuantan Singingi, Kamis (29/8) sekira pukul 15.15 WIB.
Keduanya mendaftar ke KPU sebagai bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Kuansing. Pasangan Adam-Sutoyo merupakan pasangan bakal calon kepala daerah yang terakhir kali mendaftar di KPU Kuansing.
Dr Adam merupakan Ketua DPD Golkar Kuansing, sementara H Sutoyo merupakan anggota DPRD Kuansing dua periode dan terpilih kembali periode 2024-2029 untuk ketiga kalinya.
Keduanya kompak mengenakan stelan baju melayu warna kuning dan tampak bersemangat. Sementara itu, perwakilan dari partai pengusung terlihat datang mengenakan seragam partai masing-masing.
Pasangan calon kepala daerah Kuansing ini diusung oleh empat partai politik, yaitu Golkar, PAN, PKS, dan Nasdem. Terlihat Ketua DPD PAN Kuansing Komperensi, Ketua Nasdem Muslim, dan Ketua PKS Syafril.
Ketua DPD Nasdem Kuansing sekaligus Ketua Tim Pemenangan AYO, Muslim mengungkapkan bahwa Pilkada adalah kesempatan untuk memilih pemimpin yang bisa membawa daerah lebih baik lagi. "Biarkan rakyat yang memilih mana yang terbaik, tidak usah pikir calon yang lain tapi mari memikirkan pertarungan gagasan untuk pembangunan Kuansing," katanya.
Sementara bakal calon Bupati Kuansing Dr Adam dan jumpa pers menyatakan ia bersama bakal calon wakil Bupati Kuansing H Sutoyo siap untuk mengikuti Pilkada dengan jujur, adil, dan fair. "Mohon doa dan restu agar penyelenggaraan pilkada serentak bisa berjalan jujur, adil dan lancar," ujarnya.
Selain itu, Dr Adam mengatakan bahwa pasangan Dr Adam - H Sutoyo telah mendaftarkan diri ke KPU Kuansing sebagai Bacalon Bupati dan Wakil Bupati Kuansing. "Alhamdulillah kami pasangan AYO sudah mendaftarkan diri ke KPU. Intinya, berkas-berkas sudah lengkap," katanya.
Menurutnya, pendaftaran ini adalah langkah awal pasangan AYO untuk membangun Kabupaten Kuansing lebih baik. Ia juga berharap Pemilukada Kuansing berjalan baik, sukses dan kondusif. "Siapapun yang terpilih itu merupakan pilihan rakyat dan merupakan sukses kita bersama," ujarnya.
Adam menjelaskan perlu kebersamaan dalam membangun Kuansing yang merupakan negeri beradat istiadat. Baik pembangunan di bidang infrastruktur dan sumber daya manusia (SDM).
"Kalau kita amanahkan, kita akan fokus infrastruktur jalan. Jangan lagi ada masyarakat yang mengeluh jalannya berleak (rusak,red)," katanya.
Doktor termuda di Kuansing itu menargetkan jalan-jalan poros di Kuansing dalam waktu lima tahun beraspal. Saat ini, banyak jalan-jalan poros rusak parah, terutama di daerah trans. "150 kilometer jalan cuma Rp600 miliar. Tidak ada alasan tak bisa, tinggal kita mau atau tidak," tegasnya.
Sementara di bidang pendidikan katanya masih banyak sekolah yang rusak. Kalau hujan tidak bisa dipakai untuk belajar mengajar. Menurutnya, hampir 34 persen sekolah di Kuansing rusak.
"Bagaimana anak-anak kita bisa belajar baik. Guru juga tidak ada pelatihan, padahal guru harus diupgrade dengan pelatihan," ungkapnya.
Ketua KPU Kuansing, Wawan Ardi mengatakan bahwa berkas ketiga pasangan sudah mendapat tanda terima dari KPU Kuansing dan dinyatakan lengkap.
"Kami telah melakukan pemeriksaan berkas, semua pasangan sudah memenuhi syarat. Kami telah terbitkan tanda terima dan surat pengantar untuk melakukan pemeriksaan kesehatan,†pungkasnya.
Sementara untuk pemeriksaan kesehatan bacalon bupati dan wakil bupati katanya, KPU Kuansing sudah kerjasama dengan RSUD Arifin Achmad Kota Pekanbaru.
"Setelah pendaftaran, besok (Jumat,red) kita akan koordinasi dengan RSUD Arifin Achmad, karena pemeriksaan kesehatan di sana," ujar Wawan.(cil)