Bupati: Jika Tak Masuk 3 Besar, Seluruh Pengurus KONI Rohil Diganti
Editor: alan | Wartawan: alan
BAGANSIAPI-API (klikbuser.com) -- Bupati Afrizal Sintong,beberapa kali meminta agar pengurus KONI Rokan Hilir bisa serius dan mempertanggungjawabkan anggaran yang dikucurkan untuk menyeleksi atlet atlet yang akan diikut sertakan dalam pertandingan. Termasuk pada Porprov 2026 mendatang. Tak tanggung tanggung, meskipun sambil bergurau saat memberikan sambutan pada pembukaan Kejurkab kabupaten Rokan Hilir, Minggu (25/8), Bupati menyebutkan akan mengganti seluruh pengurus KONI Rohil jika nanti tidak bisa berada diposisi 3 besar.
"Kalau tidak dapat 3 besar, seluruh pengurus KONI kita cabut tali akinya. Kami mau didalam kejuaran KONI ini betul betul diseleksi atlit atlit yang mampu kita beri hadiah. Kalau perlu, ketua KONI suruh putar putar ke beijing (atlet yang berhasil meraih medali emas, red). Biar semangat. Kalau tak ada (reward, red) tak semangat mereka," ucapnya.
Ia mengaku tak dapat mengangkat kepala saat Rohil meraih peringkat 11 diantara 12 kabupaten se Riau minus Kepulauan Meranti yang tidak mengirimkan atletnya.
"Alhamdulillah, di 2022 kita dapat peringkat 11 diantara 12 kabupaten yang minus meranti. Nanti jika di Porprov 2026 tidak dapat 3 besar, Seluruh pengurus KONI dibubarkan di ganti baru. Kalau nomor 11 ini, mengangkat kepala pun malu. Tapi kalau dapat nomor 1, nak depan nak depan," selorohnya.
Didepan seluruh tamu undangan yang hadir dan juga atlet dan pengurus dari 12 cabor yang mengikuti kegiatan yang di pusat kan di depan kantor BPKAD Rokan Hilir ini, Bupati mengingatkan agar para atlit yang diutus tidak hanya sekedar pergi bertanding dan mewakili kabupaten saja.
"Jadilah kebanggaan masyarakat Rohil. APBD kita keluarkan perlu di pertanggung jawabkan. Bukan berarti kita keluarkan begitu saja. Kalau hanya menghabiskan duit, semua pandai. Kalau mau tanding, tanding betul betul. Jangan cuma sekedar ikut saja. Maka itu Porprov kita siapkan anggaran nya di APBD. Kemarin angkat besi jadi kebanggaan kita.
Kita harus ada prestasi yang di banggakan," sebutnya.
Apalagi kata Bupati para atlit, tidak mudah mencapai prestasi. Zaman sudah berubah, ia meminta para atlit yang jadi harapan masyarakat Rokan Hilir mampu bersaing dengan kabupaten kota di provinsi Riau ini.
"Jangan buat kami malu. Akan ada hadiah yang kita siapkan. Apalagi juara umum kita bawa keliling luar negeri. Tapi yang betul betul berprestasi. Kalau uang kita habis begitu saja, saya minta uang itu di balikkan lagi suruh BPK periksa, suruh balikkan lagi," candanya.
Ia berharap seluruh atlit yang ada di Rokan Hilir ini apalagi pengurus di kecamatan sudah dibentuk, bisa melakukan seleksi secara maksimal.
"Mana yang di bagus di tarik. Kalau dia mampu, dan bisa memenangkan pertandingan nantinya tarik. Untuk itu mari jaga kekompakan dan solidaritas," terangnya.
Menanggapi statement bupati tersebut, ketua umum KONI Rohil Samsuri mengatakan saat ini pihaknya tengah melakukan upaya terbaik sesuai kemampuan yang dimiliki.
"Dan semuanya akan kita lihat pada hasil akhir di Porprov nanti. Dan kami hanya mengaminkan apa yang diucapkan oleh pak bupati tadi. Dan pada intinya kami akan tetap melaksanakan apa yang menjadi instruksi dari pimpinan," sebutnya.
Tak hanya itu, kata Samsuri agar para atlet yang nantinya semangat menyumbangkan medali emas pada Porprov mendatang, KONI Rohil menyiapkan hadiah sebanyak Rp 15.000.000 peratlet.
"Untuk pemenang pada kejurkab ini, kita sudah siapkan medali, piala, sertifikat serta uang pembinaan. Dan untuk atlet yang mewakili Rohil kedepan nantinya akan kita berikan Rp 15.000.000," tutupnya.
Pada pembukaan Kejurkab ini, diisi dengan penampilan drumband dari beberapa sekolah di kecamatan Bangko dan juga Barongsai. Nampak masyarakat tumpah di jalan dan antusias menyaksikan kegiatan tersebut. (ian)