Bupati Rohul H Sukiman, Sang Pahlawan Peduli Desa
Editor: Alan | Wartawan: Alan
PASIRPENGARAIAN (klikbuser.com) -- Selama menjabat dua periode Bupati Rohul, ada pengalaman yang sangat menyentuh lahir dan batin H Sukiman. Yakni pada saat menerima penghargaan dan Lencana Bakti Desa dari Kementerian Desa.
Sebab penghargaan yang diterimanya pada Rapat Kerja Penyelenggara Pemerintah Desa se-Provinsi Riau Tahun 2023, di SKA Co Ex Convention Center, tahu 2023, hanya bisa diraih dengan kerja keras, tulus dan ikhlas.
Begitulah kecintaan H Sukiman dalam Mendukung Percepatan Pembangunan Desa yang menjadikan seluruh Desa di Kabupaten Rokan Hulu bisa mencapai Status Berkembang, Maju dan Mandiri.
Namun demikian Pakde Sukiman tidak merasa hebat sendiri dalam mengembangkan desa tersebut. Atas penghargaan yang diperolehnya tersebut, Bupati Sukiman menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas apresiasi yang diberikan oleh Kementerian Desa.
Penghargaan ini menjadi bukti bahwa kerja keras seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan desa di Kabupaten Rokan Hulu membuahkan hasil yang positif.
Rindunya memajukan desa bagaikan ‘api nan tak kunjung padam’ selama menjadi Bupati Rohul. Ia membuka akses jalan yang lebih baik dengan mengaspal jalan di setiap Desa yang ada di Rokan Hulu.
Sehingga tidak adalagi masyarakat desa yang mengeluh akan persoalan jalan dan juga memudahkan Masyarakat dalam menyalurkan atau mengeluarkan hasil usaha maupun pertaniannya.
Dengan membaiknya infrastuktur jalan, jembatan, drainase, maka perekonomian masyarakat desa bangkit dengan lancarnya angkutan hasil tanaman sawit dan lainnya ke luar desa.
Tak mudah bagi Pakde Sukiman untuk percepatan pembangunan atau peningkatan jalan dari desa ke kota. Saat memulai tugasnya sebagai bupati Rohul,dari total panjang jalan kabupaten 2.140,36 km, sebagian besar rusak parah, jalan tanah licin berlumpur, dan lainnya.
Namun secara bertahap H Sukiman mengurainya hingga secara umum sudah bagus. Masyarakat menyambut gembira dengan semakin bagusnya infrastruktur jalan ini.
Salah satunya warga dari Desa Bono Tapung. “Terima Kasih pak Bupati, Jalan ke Desa Kami Sudah Diaspal, Masyarakat Senang, Angkutan Sawit Lancarâ€. Kabar bahagia ini kerap menjadi perbincangan hangat warga saat ngopi di warung.
Masih belum puas, saat ini ada beberapa ruas jalan yang akan dibangun dan sedang dalam tahap proses pelelangan.
Terutama untuk 5 kegiatan yang dananya telah dialokasikan di APBD Murni Rohul Tahun Anggaran 2024. Sedangkan 3 kegiatan lagi akan dilaksanakan setelah RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2024 disetujui oleh DPRD Rohul,’’ katanya.
Lima kegiatan tersebut diantaranya Pengawasan teknis rekonstruksi atau peningkatan Jalan Rantau Sakti-Mahato Sakti, Pengawasan teknis rekonstruksi atau peningkatan Jalan DU SKPD-Sialang Rindang Kecamatan Tambusai, dan lainnya.
Setelah infrastruktur menguat, perkembangan desa semakin kokoh dengan dibangunnya 8 (delapan) menara BTS. dan dari 8 menara 5 di antaranya sudah dibangun oleh swasta, dan 3 lainnya dalam tahap implementasi yang dibangun oleh Bakti Kemkominfo, mulai dari Mahato hingga ke Cipang Kiri dan di beberapa titik lokasi lainnya.
Meskipun dana terbatas, Bantuan Keuangan (Bankeu) Khusus untuk perbaikan rumah tidak layak huni kepada sejumlah desa penerima bantuan terus meningkat setiap tahun.
Bahwa sejak tahun 2008 hingga tahun 2024 sudah ada rumah kumuh yang diperbaiki oleh berbagai pihak sebanyak 4631 rumah, benar adanya.
Tapi Pemkab Rohl harus turut memperkokoh program ini secara rutin untuk dilakukan. Jika tidak, takutnya bukan hanya rumah makin lapuk, jumlahnya justru makin bertambah.
Pakde Sukiman sangat menyadari tinggal di gubug seadanya bukan hanya membuat penghuninya hidup tidak nyaman, tidur berhimpitan, kalau hujan bocor.
Suasana desa di di Rohul kini makin ‘menyala’ dengan terus bergeraknya dunia pendidikan, kesehatan, peneragan listrik, pelayanan Disdukapil Rohul dengan Program ‘Pecel Desa’, dan lainnya.
Berbekal pengalamannya selama dua periode membangun desa di Kabupaten Rohul, Pakde Sukiman ingin lebih banyak mewaqafkan dirinya untuk membangun desa maju, mandiri, dan berkembang di Provinsi Riau.(sal)